Lost In Love | YoonHae

PHOTO COVER LOST in LOVEGambar

 

Advertisements

MONSTER | HaeNa Fanfiction

 

Gambar

Author : soojungchoi♥ | Before : ShinYura |NisrinaNurul

Main Cast : Lee Dong Hae | Im Yoon Ah | Lee Jin Soo [OC / Namja] | Lee Yeon Hyun[OC / Yeoja]

Disclaimer : Terinspirasi dari EXO – GROWL.

Cover By : NisrinaNurul | soojungchoi♥

~~ Ha(e)ppy Reading ~~

Yoona POV

“Achim, Yoong” suara khas seorang namja menyapaku. “Nado, Donghae – ya ~” balasku. “Darimana saja, kau ?” tanyaku pada namja itu – Ya, Lee Dong Hae. Atau dipanggil Donghae – yang sedang mengambil posisi duduk di sebelahku. “Nae ?” dia menunjuk dirinya. Aku mengangguk.

“Emm .. Dari suatu tempat” jawabnya. ‘Mulai lagi deh, main rahasia-rahasiaan. Kurasa ada yang disembunyikannya dariku’ sejenak aku melamun dan menatapnya, namun, suaranya dapat menyadarkanku. “Yoona ~”

“Ah ?  Em .. Ne ? Mianhae” aku menyahut dengan gugup. “Ah – gwenchana. Mungkin ada masalah, bisa kubantu ?” tanyanya. “A – Aniyo” jawabku – masih gugup terhadap pandangannya – jelas bukan ? Mana bisa aku bilang ‘ne’ jika masalahnya menyangkut dirinya sendiri. “Dari suatu tempat ? Darimana ?” tanyaku mencoba memberanikan diri.

“Kau benar-benar mau tahu ?” Donghae balas bertanya. Aku mengangguk. Oke, aku yakin dia hanya bercanda dan berikutnya jawabannya, “Rahasia, Yoong. Kau tak perlu mengerti” sambil menjulurkan lidahnya.

Aku hanya bisa menggangguk sambil menghela napas. “Kajja kita pergi ~” dia menarik tanganku. “Kemana ?”

“Kencan ?” dia hanya bertanya – bukan menjawab pertanyaanku –  meminta pendapatku. “Em – boleh saja. Tapi, ini sudah mau menjelang malam. Biasanya kau tak bisa –” aku menundukkan wajahku. “Hari ini Sabtu bukan ? Pengecualian” Dia tersenyum. Aku membalas senyumannya dan bertanya lagi, “Mengapa pengecualian ?”
Dari raut wajahnya, aku tahu dia terkejut. Berarti dia tak mengira aku akan bertanya seperti itu. “A – Anu ..” Donghae terlihat gugup.

“Eomma dan appa tidak membolehkan kami pergi ke luar menjelang malam – atau malam juga – kecuali pada hari Sabtu ^^” celetuk seseorang yang membuat aku dan Donghae menolehkan wajahnya. “Ah – Yeonhyun noona !” pekik Donghae. Aku membungkuk 90° kepada noona Donghae, atau aku memanggilnya eonnie.

“Annyeong, Lee Yeon Hyun imnida. Noona Donghae, kau yeojachingu-nya ?” tanya Yeonhyun unnie. “Ne. Im Yoon Ah imnida” jawabku. “Donghae, kau beruntung bisa memiliki yeoja sepertinya. Neomu yeppeo J” komentar Yeonhyun unnie. “Aih – gomawo unnie J” aku tersenyum. “Aku tak memujimu. Itu kenyataannya” Yeonhyun unnie tersenyum hangat. Entah mengapa, aku merasakan kesan berbeda saat berkumpul bersama keluarga Donghae.

Ini baru pertama kalinya aku bertemu Yeonhyun unnie, karena Donghae selalu melarangku menuju rumah keluarganya. “Sudah ne, unnie pergi dulu ! Annyeong ~” ujar Yeonhyun unnie. Aku dan Donghae melambaikan tangan.

“Sudah dengar alasannya, kan ?” Dia bertanya. Aku mengangguk. “Kajja beli es krim !” Donghae mengajakku ke stan es krim.

SKIP

Yoona POV END

Author POV

Donghae mengantar Yoona menuju rumah Yoona. “Sampai jumpa, Yoong” Donghae mengecup singkat kening Yoona. Yoona tersenyum. “Ne, oppa. Gomawo sudah mengajakku jalan – jalan” kata Yoona. “Gwenchana. Lagipula, kita kan jarang jalan – jalan berdua J” balas Donghae. Yoona masuk menuju pintu rumahnya. Donghae segera masuk ke dalam mobilnya dan mengemudikannya. Dan hilang secepat kilat. Dia tak menyadari, sepasang mata Yoona mengintip dari balik korden.

ש©©©×

Donghae Side

“Lihat, Donghae sudah pulang !” ujar Yeonhyun menunjuk Donghae yang lesu. “Hei, Hae. Kau hampir saja ketahuan, ne ?” tanya Jinsoo – hyung Donghae – pada Donghae [Donghwa kagak ada T.T | Donghwa : yang buat cerita kan elu thor -_-“ | Author : oh iya ya :3]. “Ketahuan ?”

“Identitasmu” sambung Yeonhyun. “Ne. Kurasa aku tak bisa menyembunyikannya darinya. Ia mulai merasa aneh denganku, sikapnya juga berbeda dari yang dulu” jelas Donghae lalu duduk di sebelah Yeonhyun dan Jinsoo. “Mungkin tak lama lagi ketahuan” lanjutnya menghela napas.

“Jika ketahuan, dia bakal tersakiti dan meninggalkanmu. Dan kau akan kehilangan dirinya” kata Jinsoo. “Lagipula appa Yoona yang kau bilang kan detektif. Jadi, bisa saja kau terbunuh, atau Yoona dibunuh” komentar Yeonhyun. Donghae terkejut. “Jadi, lebih hati-hati dengannya sebelum semua hal buruk terjadi” Yeonhyun melanjutkan ucapannya. “Kenapa kalian berdua membantuku merahasiakannnya dari appa dan eomma ? Jinsoo hyung belum bertemu dengannya, dan Yeonhyun noona baru saja tadi. Waeyo ?” tanya Donghae bingung. Ya, mereka memang merahasiakan hubungan Donghae – Yoona.

“Aku tak ingin kau bersedih” jawab Yeonhyun. “Dan tak mau dia tersakiti. Aku merasakannya sebagai adik kandungku sendiri – mungkin calon adik ipar ?” Yeonhyun melanjutkan ucapannya dan menggoda Donghae. Donghae hanya tersenyum mendengar ucapan noona-nya. Pandangannya kini beralih pada Jinsoo. “Yeonhyun benar, aku tak ingin kau bersedih”

“Tapi –”

“Kurasa appa dan eomma ‘hampir’ mengetahuinya” ujar Jinsoo. “Jinjjayo ?” tanya Donghae. “Ya, setidaknya itulah yang kutahu” jawab Jinsoo tenang. “Jangan sampai Yoona tahu tentang identitas dirimu adalah – ”

ש©©©×

Yoona tersentak. Ia benar-benar kaget ketika mendengar ucapan keluarga Lee – kurasa tiga anak Lee – dirumah mereka. Yoona mendengarkan ucapan ketiga anak Le etersebut melalui alat penyadap yang di tempel di Donghae. Ya, appa Yoona yang seorang detektif pastinya memiliki banyak alat penyadar, pemancar, dan lainnya. Dan dia lebih kaget ketika mendengar ucapan Jinsoo, kenyataan jika Donghae adalah ….

To Be Continued ….

Gimana endingnya ? Masih lanjut kok ^^ Ikuti terus FF ini untuk mengetahui siapakah Donghae sebenarnya ..

Comment + Like !

Cover Fanfiction Request !

Cover Fanfiction Request !

Annyeong !
Nae selaku HannART Work & Design, mau berbagi editan cover FF untuk kalian semua ^^
Contoh ada di bawah ne ~
Untuk yang mau, silahkan comment di bawah / inbox FB nae : Nisrina Nurul [PP Krystal] / Mention ke twitter nae @baekyeoluhan ^^
Format :
Title / Judul :
Cast :
Genre :
Author :

Author akan post di wall wordpress ini secepatnya ! Akan dikabarkan melalui akun facebook / twitter ! Jadi comment twitter / facebook account kalian ne ^^

Sekian, Gomawo ~

Baek Han Na | From ShinYura

Because It’s You || Yoona x Donghae

Because It’s You

Pairing : Yoona x Donghae

Author : ShinYura [Nisrina Nurul]

WARNING !! BER-GENRE ANGST & SAD ~~

 

 

Aku tak resah bila kau menggoda yeoja lain. Menggoda mereka dengan kedipanmu, senyumanmu, maupun rayuanmu.

 

 

Aku tak heran mengapa kau tak mengganggapku sebagai yeojachingumu. Kau akui aku hanya sebatas sahabat. Dan aku, hanya bisa tersenyum

 

 

“Annyeong” ujarmu. “Nado. Wae geurae ?” tanyaku. “Ani, hanya menyapa” jawabmu lalu berbalik dan pergi. Namun, aku tak kesal akan tingkahmu.

 

 

Saat aku terpilih menjadi seorang putri dalam sebuah drama, kau bukan sebagai pangeran. Ya, pangerannya adalah Nichkhun dari kelas sebelah. “Keputusan tepat. Rapat akan ditu – ” suara sang ketua kelas, Park LeeTeuk, terpotong akan perkataanmu, “Sebentar. Apa ada adegan kissing-nya LeeTeuk-ssi ?” tanyamu. “Ada, beberapa kali” jawabnya. “Kalau begitu, aku saja pangerannya” jawabmu mantap.

“Andwae. Itu sudah keputusan, Lee DongHae. Im Yoona akan berpasangan dengan Nichkhun dari kelas sebelah” terang LeeTeuk. “Jebal ..” pintamu. “LeeTeuk-ssi, jika bisa, aku mau mundur dari peran putri jika pangerannya bukan Donghae” kataku menyela.  Aku tersenyum padamu. “Aniyo, Im Yoona. Kau yang cocok. Baiklah, Donghae, kau bisa menjadi pangeran” ujar LeeTeuk.

Ya, kau melarangku berpasangan dengan namja lain walaupun hanya drama. Aku tahu, kau tak mengizinkanku hanya sekedar bergandengan tangan dengan namja lain. I do know it. Tiga kata, aku tak marah.

 

 

Saat break time, kau pergi bersama seorang yeoja, dan sengaja memperlihatkannya padaku. Kau tahu, aku sama sekali tak akan kesal. Menggerutu sekalipun tidak. Chindeul-ku berkata, “Yoong, sebaiknya kau putuskan namja tak tahu aturan dan playboy itu. Cari yang lebih baik”

Dan aku menanggapinya dengan senyum simpul yang bisa membuat mereka mengerti keadaan serta perasaanku. Lalu, mereka tak membahas masalah itu lagi dan segera pergi ke kantin bersamaku.

 

 

Aku hanya pernah pergi ke taman atau kemanapun bersama seorang namja – lebih tepatnya berkencan – hanya bersamamu. Tidak pernah yang lain. Kau tahu, aku selalu melihatmu di taman atau di kafe dengan yeoja yang berganti-ganti. Aku, hanya bisa menghela nafas.

 

 

Aku akan pergi ke London hari ini. Kutahu, bagaimana reaksimu saat aku mengatakannya nanti. Tenang & santai. Sungguh, aku heran mengapa kau bisa mencegah Nichkhun sebagai pangeranku, namun saat aku ingin pergi jauh meninggalkanmu, kau justru bersikap seperti biasanya, tenang. Sungguh aku sudah tak tahan

 

 

 

Hari ini hari keberangkatanku ke London. Sungguh, aku sudah tak bisa menahan rasa sakit dan pilu yang sudah lama ada di hatiku. Aku memendamnya, karena kau. Jika bukan kau, maka aku akan memutuskannya dan mencari namja yang baru. Sekarang, it’s time to farewell party. Good Bye, Lee Donghae. Good Bye, Seoul. And I’m coming London ! Sudah kuduga, perkataan chingudeul-ku, benar. Aku akan memutuskanmu dan mencari dunia baru.

 

Im Yoon Ah

Diary From : Grandfather ^^

Mysterious Protector [ONESHOOT] // YoonHae

Mysterious Protector

 

 JUNG YURA [NISRINA NURUL] STORYLINE

Thanks To Putri Anastasiya For The Cover

Yoona’s POV

“Kyaaa !” jeritku. “Serahkan seluruh barangmu ! Cepat !” ujar salah seorang preman menodongkan pistolnya ke arahku. Wuush ! Suara angin lewat dengan cepat. “Suara itu lagi ..” batinku.

Bruaak ! Preman-preman itu terjatuh karena sebuah pukulan dan tendangan. “Nugu seyo .. ?” tanyaku agak takut-takut kepada namja yang memberikan pukulan telak itu. “Hmm ..” dia menyeringai. “I’m your protector” ujarnya lalu segera pergi dengan cepat secepat angin. Namun, aku berhasil mencakar tangannya. “Ouch !” pekiknya. “Mianhae !” balasku. Ia tersenyum lalu melanjutkan ‘pergi’ nya.

@My Home

“Ya ! Im Yoona ! Apa yang kau lakukan ?” tanya eonnie meletakkan teh [cha] yang baru saja dibuatnya. “Chareul juseyo eonnie ..” ujarku pelan. “Mwo ?”

“Chareul juseyo ..” ulangku. “Hei ! Kau pikir aku pembantumu, eoh ?” ujar eonnie. “Jebal eonnie !” rengekku. Aku memasang puppy eyes-ku. “Ne, ne. Eotte Yoong” ujarnya. “Gomawo ne ..”

Kriing ! Suara dering telepon berbunyi. Eonnie segera menuju kesana dan mengangkat teleponnya. “Yeoboseyo ?” ujarnya. “Hmm .. ne eomma. Arraseo ..”

Trek ! Eonnie menaruh telepon itu dan menuju ke arah meja makan. Dan menarik kursi. “Yoong, eomma dan appa pulang malam. Dan kita tidak punya stok makanan. Jadi .. kajja pergi ke restoran !” ajak eonnie. Aku tersenyum pasrah. “Ganti bajumu Yoong !” perintah eonnie. “Arraseo ..” balasku.

@YoongFamilySecondCardd #XD

“Kau mau makan apa ?” tanya eonnie. “Mwoya ? Nae ?” tanyaku. “Ne, neo” jawab eonnie. “Anything is okay .. up to eonnie !” balasku.

Yoona’s POV End

Author POV

“Baiklah. Bagaimana jika kimbab ? Aku merindukan makanan itu ^^” ujar eonnie Yoona. “Eotte” balas Yoona. “Yoong, jangan gigit lidahmu. Kencangkan sabuk pengaman !” kata eonnie Yoona. “Glek ! Ne, eonnie ..” Yoona menuruti eonnie-nya dan melakukan apa yang diperintahkannya.

Bruum ! Wuuush ! [?]

Crek !

“Turunlah duluan, Yoong. Aku akan pergi ke butik di sebelah. Sekedar mengambil pesanan” kata eonnie Yoona. “Arraseo eonnie. Jangan lama-lama ! Don’t leave me for a long time …” balas Yoona tersenyum. “Arraseo !”

Yoona menyenderkan badannya ke arah pintu mobil. “Huuuh ..” desahnya pelan. “Kenapa aku selalu ditolong olehnya ? Lagi-lagi ..” Dia tersenyum lemas. “Bisakah Kau tunjukkan siapa dia ? Tolonglah, Tuhan ..” kata Yoona.

“Hei ..” panggil seseorang. “Mwoya ?” tanya Yoona. “Aku disini ..” bisiknya. “Nuguya ?” tanya Yoona lagi. “Kanan ! Kanan babo !” ujarnya kasar. Yoona menoleh ke kanan. Door ! Suara pistol mainan berbunyi [?]. “Waaa !” jerit Yoona.

“Hahahaha .. kurasa ini berguna juga ya ..” kata orang yang tadi “menembak” Yoona. “Nugu seyo ? Your face look like familiar ..” ujar Yoona. “Aah ! Lee Dong Hae !” pekik Yoona. “Ne, kelas 9A ..” lanjut Donghae. “Aku tak menanyaimu !” dengus Yoona. “Dan kau benar-benar membuatku hampir jantungan !” lanjut Yoona. “Mianhae .. hanya bermaksud mengejutkan seorang gadis bodoh ..” katanya.

“Gadis bodoh ?! Kau pikir aku siapa ?” tanya Yoona kesal. “Hehehe .. hanya bercanda. Don’t get upset, miss !” jawab Donghae cekikikan. “Sudahlah ! Pergi sana ! Aku ingin makan bersama eonnie-ku !” ujar Yoona. “Di restoran ini ?” tanya Donghae. “Ne” jawab Yoona. “Bolehkah aku ikut ?” tanya Donghae tanpa berbasa-basi. “Mwo ?!”

“Bolehkah aku ikut ?” ulang Donghae. “Tanya saja pada eonnie-ku” ujar Yoona santai. “Ne, boleh” ujar eonnie Yoona yang tiba-tiba berada di sebelah Yoona. “Eonnie ? Sejak kapan kau berada disitu ?” tanya Yoona. “Sejak namja itu bertanya apakah dia boleh makan bersama” jawab eonnie Yoona menunjuk Donghae.

Donghae tersenyum. Yoona merengut. “Kenapa tanganmu diperban ?” tanya eonnie Yoona mengalihkan pembicaraan. “Ini hanya sebuah luka” jawab Donghae tenang. “Eonnie begitu peduli pada dia !” ujar Yoona kesal. “Wae ? Kau cemburu, Yoong ?” goda eonnie Yoona. “Aniyo ! Hanya kesal mengapa eonnie begitu perhatian pada si ikan asin ini !” bantah Yoona.

“Ikan asin ?” ulang Donghae. “Wae ? Itu kan julukanmu di kelasmu !” sahut Yoona. “…”

“Kajja, masuk !” eonnie Yoona memecahkan keheningan. “Ne” sahut Yoona & Donghae berbarengan. “Tunggu .. rasanya ada sesuatu ..” batin Yoona. “Yoong ! Waeyo ?” tanya eonnie Yoona. “Gwenchana, aniyo” balas Yoona tersenyum lemah.

@Heulle Restaurant [?]

“Donghae, aku ingin berbicara padamu. Sebentar saja” ujar Yoona saat Donghae hendak menyeruput jusnya. “Mwo ? To me ?” ulang Donghae memastikan. “Ne” balas Yoona. “Tunggu” Donghae menyeruput jusnya lalu segera berdiri. “Kemana ?” tanya Donghae. “Balkon restoran” jawab Yoona. “Kajja”

@Balkon Heulle Restaurant

“Donghae ..” ujar Yoona pelan. “Ne ?”

“Kau tahu ? Cerita kasus preman yang menghadangku ?” tanya Yoona. “Ne ?”

“Kau tahu saat aku hendak dirampok oleh preman ?” tanya Yoona. “A .. Aniyo” jawab Donghae gugup. “Biasa saja. Tak perlu gugup, Hae” sahut Yoona menepuk bahu Donghae. “Jika kau gugup, pasti ada yang kau sembunyikan” ujar Yoona yang membuat Donghae seperti kena pukulan telak.

“Jebal Hae ..”

“Jebal katakan padaku …. Jika kau adalah my protector” kata Yoona dengan sendu. Matanya mulai berkaca-kaca. Donghae hanya memasang tampang memelas. Kemudian ia tersenyum. Miring.

“Jika aku adalah orang yang kau sebutkan tadi, apa yang akan kau lakukan ?” tanya Donghae. “Berterima kasih kepadanya … setulus hatiku ..” jawab Yoona.

“Mianhaeyo … aku ingin menjadi pelindungmu. Neomaneul jikyeo jul saram baro naya .. yeongwonhi ..”

“Sejak dulu .. aku menyukaimu. Namun, saat aku melihat keceriaanmu, aku tidak menyukai-mu lagi. Aku sadar, aku mencintaimu. Aku takut kehilangan kau … Jadi aku menjadi Your Mysterious Protector” jelas Donghae. Yoona tersenyum seraya mengusap air matanya. “Gomawoyo .. Donghae ..”

“Wa nado saranghaeyo ….” Balas Yoona. Mereka tersenyum.

 

THE END

 

Gaje Gaje .__.

Semoga kerasa feel-nya .__.

Comment lho :3Gambar

[DRABBLE-MEMORIES] // Yoona-Donghae

Memories

Title : Memories

Author : Nisrina Nurul

Cast :

–         Lee Dong Hae as himself

Genre : Sad, little bit romance, little bit angst, drabble

Rating : G or PG ._.

Disclaimer :
Cast punya Tuhan dan orang tuanya masing-masing, arraseo ?

But this fanfiction dan alurnya is mind !!

Normal POV

Sebuah mobil Porsche 911 dipakirkan di depan ruko. Di seberang kuburan. Seorang namja tengah membawa seikat bunga mawar. Tepatnya sebuket bunga mawar. Ia melangkah menyebrangi jalan, dan masuk ke kuburan.

“Annyeong, Lee Dong Hae. Kau mau melayat anae-mu ne ?” tanya penjaga kuburan. “Ne, Joongsuk-ahjussi. Aku merindukannya” jawab namja yang dipanggil Donghae. “Hm .. aku titip salam pada ‘Yoona’ ne ..” canda Joongsuk-ahjussi. “Ne, kalau ketemu saja, ahjussi ..” balas Donghae.

Donghae meneruskan perjalanannya. Hingga ia tiba di makam yang dikelilingi bunga melati. Makam anae-nya, Lee Yoon Ah. Ia terduduk di depan makam itu –berjongkok.

“Chagi … kau tahu, bogoshippeoyo ..” ucap Donghae lirih. “Kau tahu, aku merindukan saat-saat aku berlibur bersamamu, menjalani hari-hari denganmu, dan juga .. bertengkar denganmu .. Bogoshippeoyo, chagi ..” ulang Donghae.

Sayang, makam itu berisi seorang yeoja yang sudah tidak bernyawa. Makam itu mematung, dan seolah-olah mengerti kesedihan Donghae.

“Chagi … seandainya kau bisa kembali ke dunia ini, aku akan selalu mencintaimu seumur hidupku. Saranghaeyo ttaeonado ..”

Donghae meletakkan mawar yang ia bawa tadi. “Aku ingin mengabarkan kepadamu, anak kita berdua sudah bersekolah. Umurnya 10 tahun. Ia lucu sekali, aku ingin melihatmu menggendongnya, karena kau sangat mirip dengannya ..”

“Setiap melihat Yoonhae, aku teringat padamu ..” kata Donghae. “Dangsin eopsi motsaleoyo, Yoongie ..”

“My yeoppeo deer, hope you always healthy here. Saranghanda ttaeonado, bogoshippeoyo … aku tak akan melupakanmu. Aku akan mengenang memorimu bersamaku. Kenangan terindah ..” Donghae mengecup makam anae-nya, lalu pergi.

 

============================END===============================

BITTERSWEET [TEASER]

BITTERSWEET

 

Cast :

–      SNSD Yoona

–      Super Junior Donghae

–      SNSD Jessica

Genre : Angst, Romance, Fantasy, ……. [?]

Rating : PG

Disclaimer : Siders go away, please ! All cast is God’s, but the Fanfiction, is mine ! Follow my twitter :@PinkRose_Yoong. Keep like 😀 , Happy Reading !

_

Donghae’s POV

Degg ! Firasat buruk menyelimuti tubuhku. A-apa ini ? Apa yang terjadi ? Aku terus berpikir untuk ini. “Annyeong …” suara lembut seseorang menyapaku. Aku menoleh waspada. Hanya seorang yeoja peri. Mengapa firasat buruk datang ?

“Annyeong”ulangnya. “N-nado ann-yeong …..” balasku dengan gugup. Ia memegang tanganku. Segera kutepis tangannya. Ia terpaku. “Mi-mianhae .. aku tak bermaksud. Aku harus pergi, mianhae !” seruku meninggalkannya terpaku dan kecewa.

“Donghae ? Apa yang kau lakukan disini ? Berkeringat dingin pula. Ada masalah ?” tanya suara yang kukenal. “Yoona ?”

“Hmm ..” dia memainkan jarinya. “Aku hanya … berlari dan menghindar dari seseorang …” jawabku pelan. “Nugu ?”

“Aku tak tahu namanya”

“Eotte. Kau tahu soal yeoja peri penduduk baru disini ?” tanya Yoona tanpa mengalihkan wajahnya, sepertinya ia asyik memainkan tangannya. “Nugu ?” aku balas bertanya. “Namanya Jessica Jung, berasal dari Inggris, California, jika tidak Amerika. Nama Koreanya Jung Soo Yeon” jawab Yoona lengkap.

“Sekarang ..” Yoona membetulkan posisi berdirinya dan menghela nafas. Ia menoleh padaku. “Kau bilang kita akan bermain bersama, tuan muda Lee ?” katanya. Raut wajahnya tampak kesal.

“Mianhae. Ayo kita pergi ke kebun apel” ajakku. “Kebun apel ?” tanyanya heran. “Kau bilang di lapangan !”

“Eotte, eotte. I know, mereka ingin memetik apel, makanya pindah” jawabku santai. “O-oh ..”

Oh tidak, ada gadis itu. Aku menutup mataku. Gadis yang membuatku berfirasat buruk. Yoona tampak kebingungan. Ia menoleh. “Jessica ~” panggil Yoona pada gadis yang membuatku takut itu. “Yoona-ssi ^^” balas Jessica-gadis aneh- itu. Mereka saling kenal ?!

TBC